Bloger Amatir

Posts Tagged ‘Adira

Sekitar awal september 2006 saya kehilangan sepeda motor Supra Fit Disc. Pihak Adira hanya membutuhkan waktu 2 minggu untuk mencairkan klaim asuransi saya. Dengan cicilan yang baru masuk empat kali, plus dipotong biaya adm untuk pengurusan asuransi sebesar 700 rb saya masih mendapatkan penggantian sebesar Rp. 315 ribu. Secara kasar, saya hanya menelan kerugian sebesar 800rb atau 1,3 jt jika Dp diperhitungkan.

Akhir Desember 2007, tepatnya tanggal 25 Desember, saya kehilangan sepeda motor untuk yang kedua kalinya (ini membuktikan saya bukan Keledai :). Kehilangan yang kedua ini memberi rasa yang cukup sakit, mengingat cicilan yang sudah hampir setengahnya dan motor diambil dari halaman rumah. Yang membuat lebih sakit lagi adalah penanganan pihak leasing dalam hal ini WOM Finance, yang terkesan kurang professional. Klaim saya baru cair setelah menunggu hampir 4 bulan, dengan nilai penggantian yang sangat tidak masuk akal.

Total cicilan (563rb/bulan) yang sudah disetorkan sebanyak 13 kali atau berjumlah sekitar 7,3 juta. Namun saya hanya mendapatkan penggantian 278.000! jumlah ini malah lebih kecil dari yang saya terima saat mendapatkan penggantian dari Adira, padahal cicilan saya ke Adira baru masuk empat kali atau sekitar 1,7 jt, lebih aneh lagi, di WOM saya sengaja mengurus sendiri semua persyaratan untuk menghindari pemotongan sekitar 700rb untuk biaya adm pengurusan persyaratan asuransi. Karena saya tidak paham dengan model hitung-hitungan yang disodorkan WOM, saya hanya bisa pasrah menerimanya.

Meskipun demikian, saya dapat menunjukan adanya kejanggalan saat saya mencoba menghitungnya dengan pola yang sangat sederhana yaitu:

Kewajiban saya kepada WOM Finance = Hutang Pokok + Bunga + Denda keterlambatan

Hutang pokok : Rp. 13.600.000 (harga on the road Supra X 125 Disc standar)

Bunga : Rp. 2.700.000 (15 bulan x 1.3 x 13.600.000)

Denda : Rp. 430.000 (denda keterlambatan tertulis diprint out)

Total : Rp. 16.730.000

Penerimaan Cash WOM dari saya + penggantian Asuransi

Total cicilan tersetor   : Rp. 7.319.000 (13 x 563.000)

Penggantian Asuransi : Rp. 10.880.000 (80 %(sudah masuk tahun ke2) x 13.600.000)

Total : Rp. 18.199.000

Selisih : Rp. 1.469.000

Dalam persepsi saya selisih inilah yang seharusnya menjadi hak saya, bahkan selisih itu bisa jauh lebih besar 1,2 jt jika saya memasukan DP yang telah saya bayarkan ke penerimaan cash WOM.

Ironisnya lagi, saat saya hanya menerima penggantian sebesar 278.000 (artinya saya mengalami kerugian 7 juta, bahkan 8,2 juta jika dihitung dengan DP), maka pihak WOM justru diuntungkan dengan mendapat selisih lebih dari satu juta dibanding yang sehrusnya mereka terima.

Nah, Sebagai perbandingan, kita coba menghitung dengan menggunakan skema yang sama untuk Adira,

Kewajiban saya kepada Adira Finance = Hutang Pokok + Bunga + Denda + Biaya Adm

Hutang pokok : Rp. 11.500.000 (harga on the road Supra Fit Disc standar 2006)

Bunga : Rp. 900.000 (6 bulan x 1.3 x 11.500.000)

Denda : Rp. 156.000 (denda keterlambatan tertulis diprint out)

Biaya Adm : Rp. 700.000 (persyaratan diurus pihak Adira)

Total : Rp. 13.256.000

Penerimaan Cash Adira dari saya + penggantian Asuransi

Total cicilan tersetor : Rp. 1.916.000 (4 x 479.000)

Penggantian Asuransi : Rp. 11.500.000 (100% (masih tahun pertama) x 11.500.000)

Total : Rp. 13.416.000

Selisih : Rp. 166.000

Kenyataannya saya mendapatkan penggantian yang justru lebih besar dari nilai selisih.

Kesimpulan, Adira jauh bekerja lebih profesional dan transparan.



Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.