Bloger Amatir

Perihal

Seseorang yang terobsesi dengan kehidupan para sufi tapi masih terbelenggu materialisme…

4 Tanggapan ke "Perihal"

Halo, Boss!
Sy suka dgn istilah “sufimatre” yg Anda buat. Sebuah pengungkapan identitas yg jujur & apa adanya. :)

Utk menyelami sufisme tidak bisa dgn membaca buku dan literatur. Anda harus cari guru utk menjadi pembimbing spiritual Anda. Karena esensi ajaran hakikat-ma’rifat itu diajarkan secara sirr. Ilmu2nya gak bisa dinalar secara akal logika, tapi secara mujahadah & musyahadah (persaksian).

Yah, hidup ini terlalu singkat untuk berkutat dengan hal2 yg fana. ;)

Best regards

hallo boss

boleh g kita nyambung silaturahmi….

situ kan ada alamat email ku… ntar dibales yak

Aku juga rindu pada kehidupan sufi, tapi langkah belum juga sampai. Lalu salahkah jika aku melangkah bersama DBS, yang mana ada yang menganggap haram, sebagai santri bengal mungkin aku belum faham akan itu, dan kapan sampainya belum juga tau.

Salam.
Saya sdh baca “Emha Sang Guru.” Hampir semua yg ditulis kurang pas. Mohon maaf. Emha selalu hadir, cuma karena tidak diliput pers seolah-olah tidak ada.

Sejak reformasi, seolah pers alergi terhadap aktivitas Emha. Padahal minimal 5 tempat rutin tiap bulan selalu mengadakan acara. Mandiri, tanpa sponsor. 1) Kenduri Cinta di TIM Jkt tiap Jumat minggu kedua. 2) Mocopat Syafaat Jogja tiap tgl 17. 3) Gambang Syafaat Semarang. 4) Padhang Bulan Jombang 5) Bangbang Wetan Surabaya.

Buku baru: Demokrasi La Raiba Fih

http://tjontong.wordpress.com/2009/07/22/demokrasi-la-raiba-fih/

Tinggalkan Balasan