Bloger Amatir

Membandingkan WOM dan ADIRA Finance

Posted by: sufimatre on: April 16, 2008

Sekitar awal september 2006 saya kehilangan sepeda motor Supra Fit Disc. Pihak Adira hanya membutuhkan waktu 2 minggu untuk mencairkan klaim asuransi saya. Dengan cicilan yang baru masuk empat kali, plus dipotong biaya adm untuk pengurusan asuransi sebesar 700 rb saya masih mendapatkan penggantian sebesar Rp. 315 ribu. Secara kasar, saya hanya menelan kerugian sebesar 800rb atau 1,3 jt jika Dp diperhitungkan.

Akhir Desember 2007, tepatnya tanggal 25 Desember, saya kehilangan sepeda motor untuk yang kedua kalinya (ini membuktikan saya bukan Keledai :) . Kehilangan yang kedua ini memberi rasa yang cukup sakit, mengingat cicilan yang sudah hampir setengahnya dan motor diambil dari halaman rumah. Yang membuat lebih sakit lagi adalah penanganan pihak leasing dalam hal ini WOM Finance, yang terkesan kurang professional. Klaim saya baru cair setelah menunggu hampir 4 bulan, dengan nilai penggantian yang sangat tidak masuk akal.

Total cicilan (563rb/bulan) yang sudah disetorkan sebanyak 13 kali atau berjumlah sekitar 7,3 juta. Namun saya hanya mendapatkan penggantian 278.000! jumlah ini malah lebih kecil dari yang saya terima saat mendapatkan penggantian dari Adira, padahal cicilan saya ke Adira baru masuk empat kali atau sekitar 1,7 jt, lebih aneh lagi, di WOM saya sengaja mengurus sendiri semua persyaratan untuk menghindari pemotongan sekitar 700rb untuk biaya adm pengurusan persyaratan asuransi. Karena saya tidak paham dengan model hitung-hitungan yang disodorkan WOM, saya hanya bisa pasrah menerimanya.

Meskipun demikian, saya dapat menunjukan adanya kejanggalan saat saya mencoba menghitungnya dengan pola yang sangat sederhana yaitu:

Kewajiban saya kepada WOM Finance = Hutang Pokok + Bunga + Denda keterlambatan

Hutang pokok : Rp. 13.600.000 (harga on the road Supra X 125 Disc standar)

Bunga : Rp. 2.700.000 (15 bulan x 1.3 x 13.600.000)

Denda : Rp. 430.000 (denda keterlambatan tertulis diprint out)

Total : Rp. 16.730.000

Penerimaan Cash WOM dari saya + penggantian Asuransi

Total cicilan tersetor   : Rp. 7.319.000 (13 x 563.000)

Penggantian Asuransi : Rp. 10.880.000 (80 %(sudah masuk tahun ke2) x 13.600.000)

Total : Rp. 18.199.000

Selisih : Rp. 1.469.000

Dalam persepsi saya selisih inilah yang seharusnya menjadi hak saya, bahkan selisih itu bisa jauh lebih besar 1,2 jt jika saya memasukan DP yang telah saya bayarkan ke penerimaan cash WOM.

Ironisnya lagi, saat saya hanya menerima penggantian sebesar 278.000 (artinya saya mengalami kerugian 7 juta, bahkan 8,2 juta jika dihitung dengan DP), maka pihak WOM justru diuntungkan dengan mendapat selisih lebih dari satu juta dibanding yang sehrusnya mereka terima.

Nah, Sebagai perbandingan, kita coba menghitung dengan menggunakan skema yang sama untuk Adira,

Kewajiban saya kepada Adira Finance = Hutang Pokok + Bunga + Denda + Biaya Adm

Hutang pokok : Rp. 11.500.000 (harga on the road Supra Fit Disc standar 2006)

Bunga : Rp. 900.000 (6 bulan x 1.3 x 11.500.000)

Denda : Rp. 156.000 (denda keterlambatan tertulis diprint out)

Biaya Adm : Rp. 700.000 (persyaratan diurus pihak Adira)

Total : Rp. 13.256.000

Penerimaan Cash Adira dari saya + penggantian Asuransi

Total cicilan tersetor : Rp. 1.916.000 (4 x 479.000)

Penggantian Asuransi : Rp. 11.500.000 (100% (masih tahun pertama) x 11.500.000)

Total : Rp. 13.416.000

Selisih : Rp. 166.000

Kenyataannya saya mendapatkan penggantian yang justru lebih besar dari nilai selisih.

Kesimpulan, Adira jauh bekerja lebih profesional dan transparan.


25 Tanggapan ke "Membandingkan WOM dan ADIRA Finance"

Di WOM Finance,untung cicilan saya sudah akan berakhir. Ngga2 lagi deh kredit motor disana, awal2nya saja dibaik2in tp utk seterusnya seperti cacing penghisap darah (seperti rentenir) hanya karna terlambat beberapa hari saja langsung kena didenda,bahkan ada pernah sengaja dibuat terlambat dgn alasan loket pembayarn sudah tutup atau nomor antrian sudah tidak ada sehingga ktika akan membyar besok sudah pasti kena didenda. Pegawainya juga tidak profesional,sombong2,judes,sok-sok seperti penguasa padahal kita yg bayar mereka.
Konsumen disini hanya dianggap sebagai sapi perahan saja,dan tdk ada kepuasannya dlm mengeluarkan uang dari mereka,yg ada hnya rasa ketrpaksaan drpd motor kita akan ditarik (yg lebih parah lagi).

Yang jelas WOM Finance adalah persh pembiayaan yg paling tidak profesional yg hanya tau mengeruk keuntungan (lihat pendapatan WOM yg makin meningkat puluhan persen tiap tahun).

Wah begitu yah…
saya ada rencana ambil cicilan motor juga tuh rencananya sih yamaha…
untung ada info dari temen2 yah… thanks banget lho.
oiya bisa minta info gak klo denda keterlambatan bayar cicilan itu kenanya berapa yah? klo contoh misal lewat 1 minggu dari tgl jatuh tempo?
Thanks yah buat infonya.

saya mungkin kasih pendapat aja.
bisa saja selisih itu terjadi karena tahun motor dan merk beda sehingga OTR nya pun beda, nah harga itulah yg jadi nilai pertanggungan motor kita ke asuransi. nah masing2 leasing biasanya menggunakan asuransi yg udah kerja sama dgn mereka, kalo wom dan adira tdk sama, maka rate nya pun saya yakin beda juga..

nah rasanya kita harus bijak, bila ada kekurang nyamanan sampeyan bisa complain tuh ke complain dept, atau kan tlp ke pusatnya. masing2 leasing ada kok alamatnya [liat APPI aja]

Yah, agar kita juga gak salah ucap….dan hehehe ati2 banyak provokator, apalagi temen2 nyang kena tarik karena terlambat bayar… hehee

peace..
Lease counsultan

tp klo di liat2 kya na banyak bgt yg m,ngeluh sama WOM,bukan masalah asuransi aza, inti na klo perusahaan mau maju truss harus propesional,jgn mau cari untung aza,pelayanan paling penting,,,biar semua nya dapat berkah dari allah swt.

Jebakan ala WOM Finance

Pada tanggal 14 Februari 2008 saat sedang tidur siang saya dikejutkan oleh kedatangan Bapak Parisman yang tanpa permisi masuk ke rumah dan bermaksud menarik sepeda motor kreditan mertua saya. Alasannya, kredit motor dimaksud bermasalah sudah stadium empat tanpa mau mendengar penjelasan saya. Kemudian yang bersangkutan membawa sepeda motor itu dan saya disuruh menjelaskan di kantor PT WOM Finance yang membiayai kredit sepeda motor tersebut.

Keesokan hari (15/2) saya datang membawa bukti kuitansi ke PT WOM Cabang Rawamangun, Jakarta Timur. Saya jelaskan bahwa kreditan sepeda motor dimaksud (Nomor Kontrak: 9985-000859) telah direstrukturisasi (kontrak baru) atas anjuran Bapak Stepanus dari perusahaan leasing itu dengan membawa biaya restrukturisasi sebesar Rp 300.000. Namun pada bulan berikutnya saat jatuh tempo saya hendak membayar cicilan pertama mengalami kesulitan karena nomor kontrak baru belum terbit.

Kemudian Bapak Stepanus menganjurkan saya datang lagi satu minggu kemudian, tapi tetap tidak membawa hasil. Bulan berikutnya saya datang lagi untuk menanyakan kejelasan nomor kontrak yang baru untuk kemudahan membayar cicilan, tetapi tetap tidak ada, bahkan Bapak Stepanus menganjurkan saya untuk membayar cicilan pertama sambil menunggu nomor kontrak baru. Saya sudah menuruti, tetapi selang berapa bulan kejadian yang tidak mengenakan terjadi.

Bukan nomor kontrak baru yang saya dapat malah sepeda motor ditarik. Begitulah cara PT WOM Finance yang sudah terkenal menjebak konsumennya, sungguh kotor cara perusahaan itu mengeruk keuntungan. Saya yakin bukan hanya saya yang mengalami kejadian tersebut karena Bapak Parisman menjelaskan kepada saya, bahkan saudaranya pun mengalami kejadian tersebut. Saya disuruh mengikhlaskan sepeda motor mertua saya ditarik.Hati-hati jika ditawari restrukturisasi oleh PT WOM Finance agar tidak terjebak. Djoko Subagio Jalan Kesehatan D 71, Cipinang Melayu, Jakarta

nah, kalo yg dialami mas djoko, juga pernah dialami temen saya. tetapi waktu itu tlp ke pusat wom, dan dijelaskan serta mrk mau dengerin kita punya masalah.
akhirnya disepakati dgn hasil win 2 solution.

Nah kalo sampai ditarik, mas djoko kan udah dpt contact personnya a.n pak stefanus… yah udah itu aja yg digeret pak.

terkadang, karyawan2 leasing manapun, rata2 tdk mau tau dan gak mau belajar tentang services..padahal mereka bisnisnya platformnya adalah pelayanan. karena mrk jual jasa…jasa pembiayaan.

nah kalo kita mentok , kita baru hub. temen2 saya di YLKI

buat pengelola blog ini juga hrs proporsional dan objektif… masa tulisan yg masuk complainnya aja.. tanpa liat masalah sbnrnya… yah keberpihakan nya sangat keliatan, padahal tulisan saya kan adalah mengambarkan ideal nya. sehingg bisa di share keseluruhannya. Thx

mas sufi. . .
25 desember emang malem keparat,
mlm ini 25 desember 2008 sekitar pukul 10 malam motor saya revo warna silver hilang di warnet tempat main saya
kronologi: datang jam 8 selesai main jam 11an motor saya raip di halaman depan warnet,ibu ibu penjaga warung bilang sekitar jam 10an ada yang seolah olah menyalakan motor saya secara paksa tapi takut teriak karena mtor langsung nyala dan pergi.ah udahlah saya masih pusing mkirin mlm ini,saya mash di warnet tmpat saya main dan main sebentar untuk mengecek asuransi wom saya tapi ternyata artikel2 yang mas buat malah bkin saya tambah depresi soal wom finance. . .
T_T
tolong kommenNya di fs saya. . .
http://profiles.friendster.com/26948690
anggaplah mas sekarang punya teman senasib. . .

mas arisnal, yang sedang malang..
saya turut sedih ya..

saran saya, laporkan ke WOM terdekat. lalu minta penjelasan tata cara claimnya. lalu buat laporan polisi –kehilangan–
siapin aja gocap s/d cepek buat ngetiknya lancar. [ups]

lalu jangan lupa, minta hitungannya juga ke WOM/ADIRA/FIF atau leasing manapun anda gunakan.

lalu minta penjelasan..sehingga hak2 sampeyan dapat.
sekali lagi Waspadalah!… waspadalah

Kalo saya mending beli cash (dengan cara “puasa” dulu), tapi cari yang bekas. dengan pertimbangan sebagai berikut : kalo beli baru dari dealer dengan merk2 sepeda motor Jepang (Honda, Yamaha atau Suzuki) berarti saya ikut memberi beasiswa alias sekolah gratis buat anak2 Jepang mulai dari SD sampai SMA. coba dipikir dengan anak2 Indonesia brapa anak yang putus sekolah??? andai sepeda motore jelek pengen bagus ya dibawa ke bengkel cat di spray ulang sampai kinyis2, akhirnya anak si tukang cat bisa sekolah lagi. dengan sistem kredit, itu berarti kita punya beban hutang artinya kredit itu sama dengan hutang. ingat Amerika krisis itu karena banyak penduduknya yang berhutang kepada perusahaan2 yang katanya bonafide??? mending bersabar dulu alias gak punya apa2 daripada kenapa-napa? tanya kenapa? “hidup itu kebutuhan bukan keinginan”

ibarat pepatah itu kalo kita kredit di WOM itu Habis Manis Sepah Di gerus trus dibakar dijadiin pupuk

sy sangat puas kredit mtr di wom karna karyawanx cakep2 terutama surveyor cabang pare-pare sulawesi selatan.bernama andika muchsin

pelayanan di wom finance sangat bagus di banding dgn pembiayaan yg laen…

yang namanya utang ya mesti bayar, makanya kalo ga pengin bermasalah jgn utang, beli kontan…
pelayanan di wom memang kurang memuaskan, mungkin dikarenakan kesejahteraan karyawan kurang bagus dan status kepegawaiannya ga jelas, knapa…??? tetangga saya pegawai wom finance…

ehg pak,,tau gak.m,reka itu abis narik motor biasanya gak langsung ke,kantor.tp mampir dulu ke,bengkel buat nyopotin sparepart nya yg masih bagus biar jadi uang,,,ini temen sya sndiri yang cerita,kbetulan tmen saya itu kerja nya di bagian penarikan,

kasian.. iya ya.. mending beli cash aja.. lagian klo pake sistem bunga kan namanya riba, ga boleh tuh..

Konsumen2 yang mbokne ANCOK..
kalo niat maling yang besar sekalian,,kasian sama kolektornya, dia juga punya keluarga..jangan maling motor kreditan!
ambil aja emas di monas..daripada motor di WOM
by. FIFA FRONT END

saya juga SANGAT kecewa dgn pelayanan dari WOM yg sangat ga JELAS…

Sistem IT di WOM amatlah tidaklah bagus, pernah teman kuliah saya adalah salah satu nasabah sudah tidak bayar 1 tahun tiba2 pada akhir tahun ada pembayaran karena WOM waktu itu tahun 2005 mau mendapatkan kucuran dana segardari Bank BII. Waktu itu teman saya ditagih oleh petugas wom dari ciputat.

astaqfirloh…..!!!

pegawai wom emang miskin apalagi surveyor ama kolektornya..gaji cuman 1 jt. insentif paling gede 500 rb. anak 2. bensin sehari 10 rb. makan di lapangan 10 rb. bekal sekolah anak 5 rb/hr biaya dapur 20 rb/hr. listrik 75 rb. pulsa 100 rb. tp kok bs idup sih?

wom bangsat masa status karyawan ndak jelas dan ndak karuan gaji berapa ,insentip berapa pokoknya intinya kita diperalat abis2an sama wom yang sangat2 tak bermutu jangan pernah jadi karyawan wom sudah banyak mafianya kerja full ,gaji sedikit, karyawan seniornya sangat belagu

untu saudaraku yang mau kredit jangan kredit di wom akan sesal kemudian apalagi jadi karyawan matilah kau diplokoto sama wom

Motor saya hilang sudah bulan ke 7 asuransi belum keluar apakah wom brengsek atau cuma stafnya yang gak profesional

Tinggalkan Balasan